Kanker serviks (leher rahim) merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak merenggut nyawa perempuan di Indonesia. Ironisnya, penyakit ini sebenarnya adalah salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah dan disembuhkan total, asalkan ditemukan pada fase pra-kanker sebelum sel-sel tersebut berubah menjadi ganas.
Bagi perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual, skrining berkala wajib dilakukan untuk menemukan perubahan sel sejak dini. Dua metode utama yang saat ini digunakan di fasilitas kesehatan adalah:
- IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat): Metode cepat menggunakan olesan cairan asam asetat pada leher rahim. Hasilnya instan dalam hitungan menit dan sangat terjangkau di Puskesmas.
- HPV DNA Test: Metode berbasis biomolekuler yang memeriksa langsung ada atau tidaknya materi genetik virus HPV di leher rahim. Metode ini memiliki akurasi sangat tinggi dan jika hasilnya negatif, pemeriksaan cukup diulang 5 tahun sekali.
Kanker serviks tidak terjadi dalam semalam. Ada jendela waktu bertahun-tahun yang bisa kita manfaatkan untuk mendeteksi dan menghentikannya. Memilih untuk melakukan skrining bukan berarti mengharapkan sakit, melainkan bentuk cinta dan tanggung jawab terhadap diri sendiri serta keluarga tercinta.
#Kunjungi Puskesmas Kwadungan manfaatkan layanan jaminan kesehatan Anda, dan mari bersama-sama wujudkan Indonesia bebas kanker serviks!
